Pages

Sunday, March 20, 2016

Madrid Pesta Gol ke Gawang Sevilla



Real Madrid - mengamuk. Los Blancos menang 4-0 atas Sevilla pada lanjutan pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Senin (21/3/2016) dinihari WIB.

Madrid membuka kemenangan melalui Karim Benzema saat laga baru berjalan enam menit. Pemain asal Prancis itu sukses menyambut umpan silang Gareth Bale dengan tendangan first time.

Menit 64, giliran Cristiano Ronaldo yang beraksi. Crossing Danilo dari sisi kanan, mampu ia teruskan ke gawang tim tamu. Gol ini jadi penebus dosa Ronaldo setelah beberapa menit sebelumnya gagal mengeksekusi penalti. Skor jadi 2-0.

Menit 66, Bale menambah keunggulan Madrid. Melalui skema serangan balik, pemain asal Wales itu berhasil memanfaatkan kemelut di kotak penalti.

Gol penutup Los Blancos dilesakkan Jese Rodriguez, empat menit sebelum laga usai. Ia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang memastikan kemenangan 4-0 tuan rumah.

Berkat kemenangan ini, Madrid berada di posisi tiga dengan 66 poin. Los Blancos masih tertinggal 10 angka dari Barcelona di puncak klasemen.





Real Madrid: Navas; Danilo, Nacho, Varane, Marcelo; Kroos, Modric, Casemiro (James 76); Bale (Jese 70), Benzema (Isco 81), Ronaldo

Sevilla: Rico; Coke, Rami, Kolodziejczak, Tremoulinas; Diogo (Reyes 46), Krychowiak, Cristoforo (Mariano 72), Escudero; Iborra (Munoz 71); Gameiro

Misteri kesurupan beruntun hingga tewaskan dua orang




Kampung Merancang Ulu, kecamatan Gunung Tabur, kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dalam beberapa pekan terakhir dibuat resah. Warga setempat tewas setelah sebelumnya kesurupan. Peristiwa itu kini tengah diusut kepolisian.

Belum diketahui jelas penyebab kesurupan hingga akhirnya warga meninggal dunia. Peristiwa itu, cukup membuat heboh warga Berau yang tinggal di perkotaan, seperti di Tanjung Redeb.

"Iya, kita dengar kejadian di Merancang Ulu itu ya. Awalnya, warga kesurupan, kemudian meninggal. Unik sekaligus buat khawatir juga," kata warga Tanjung Redeb, Khairul, kepada merdeka.com, Minggu (20/3) siang.

Diterangkan Khairul, fenomena itu, menjadi perbincangan warga Tanjung Redeb. Muncul keinginan warga, agar pemkab Berau bersama dengan aparat kepolisian, turun tangan melakukan penyelidikan, untuk lebih memastikan penyebab meninggalnya warga Merancang Ulu.

"Supaya tidak ada dikait-kaitkan dengan hal mistis," ujar Khairul.

Dikonfirmasi, Kapolres Berau AKBP Anggie Yulianto Putro membenarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat itu. Hanya saja, kepolisian masih melakukan penyelidikan di lapangan, untuk memastikan penyebab meninggalnya warga Merancang Ulu.

"Informasi sementara, memang ada warga meninggal. Prosesnya diawali dengan kesurupan dulu," kata Anggie.

Dia menjelaskan, masih dari informasi masyarakat setempat, warga yang meninggal usai kesurupan itu, jumlahnya mencapai 10 orang. Belum banyak keterangan mendalam yang bisa diperoleh kepolisian.

"10 Orang warga meninggal itu dalam 1 bulan terakhir. Usai kesurupan kok meninggal. Itu yang masih kita lakukan pengecekan," ujar Anggie.

Kepolisian lanjut Anggie, tidak boleh berandai-andai. Dari hasil penyelidikan nantinya, akan diketahui jelas penyebab meninggalnya 10 warga setempat, untuk mengantisipasi korban berikutnya.

"Maka dari itu, kita lakukan pengecekan, untuk lebih memastikan. Sementara yang kami dapatkan dari masyarakat, masih sebatas info awal. Nanti akan saya kabarkan lebih lanjut, karena tim saya di lapangan," pungkasnya.

Namun, Kepala kampung Merancang Ulu, Andi Marpai, membantah kabar itu. Menurut dia, yang meninggal usai kesurupan hanya dua orang. Lainnya disebabkan sakit yang diderita.

"Tidak benar yang meninggal karena kesurupan sebanyak itu (10 orang). Yang meninggal karena kesurupan satu sampai dua orang saja," kata Andi, saat dikonfirmasi.

Andi menerangkan, 10 orang warganya itu, meninggal dalam 47 hari terakhir. Sebagian besar disebabkan sakit yang diderita.

"Terakhir sembilan hari lalu, satu orang warga saya itu meninggal karena kesurupan, tidak siuman, meninggal. Delapan orang lainnya meninggal karena sakit yang diderita. Tapi itu berentetan," ujar Andi.

MU Harus Bayar Rp 284 Miliar Jika Batal Kontrak Mourinho



Selangkah lagi Jose Mourinho menjadi pelatih Manchester United (MU). Harian Spanyol, El Pais, mengklaim mantan pelatih Chelsea itu sebenarnya telah menandatangani perjanjian prakontrak dengan MU, sejak bulan lalu.

El Pais juga mengklaim, MU harus membayar total 15 juta pound sterling (sekitar Rp 284 miliar), jika hingga 1 Juni 2016, mereka urung mengontrak Mourinho. El Pais menyebut Jorge Mendes, agen Mourinho, sebagai sumber informasi mereka.

"Jika MU belum menyodorkan kontrak final pada 1 Mei, mereka harus membayar Mourinho 5 juta pound. Dan, jika hingga 1 Juni kontrak itu belum ditandatangani, MU harus membayar tambahan 10 juta pound," demikian klaim El Pais.

Nama Mourinho memang sudah lama beredar sebagai calon pengganti Louis Van Gaal, pelatih MU, saat ini. Bahkan, Wakil Presiden MU, Ed Woodward, dikabarkan sudah bicara dengan perwakilan Mourinho, usai laga lawan Midtjylland di Liga Europa, Februari lalu.

Namun, hingga saat ini, kubu MU memang belum mau buka suara, seputar hasrat mereka memperkerjakan Mourinho.Mereka beralasan masih mempercayai kapasitas Van Gaal untuk membangkitkan prestasi MU.

Menurut El Pais, pihak Mourinho memang meminta klausul "kompnasasi" dimasukkan dalam perjanjian prakontrak. Pasalnya, ada beberapa figur senior di MU, termasuk mantan pelatih Alex Ferguson dan legenda MU, Bobby Charlton, belum yakin Mourinho sosok yang tepat untuk menggantikan Van Gaal.

Mourinho sendiri sudah sejak Desember menganggur, usai dipecat Chelsea. Ada isu juga menyebut dia sempat ditawar Real Madrid untuk menggantikan Zinedine Zidane. Namun, Mourinho menolak dan lebih memilih MU.

Hasil GP : Lorenzo Juara, Dovi Kedua, Marquez Ketiga



Jorge Lorezo mengawali upaya mempertahankan gelar juara dunia dengan meraih kemenangan di MotoGP Qatar. Lorenzo mengalahkan Andrea Dovizioso dan Marc Marquez yang finis di belakangnya.

Balapan pembuka musim yang digelar di Sirkuit Losail, Senin (21/3/2016) dinihari WIB, berjalan seru sejak lap pertama. Lorenzo berhasil mempertahankan posisi terdepan sesaat setelah start, sementara Marquez dan Maverick Vinnales - yang dapat posisi start dua dan tiga - mundur beberapa posisi ke belakang.

Duo Ducati, Andrea Iannone dan Doviziso, menjalani start gemilang dengan langsung menyodok ke posisi dua dan tiga. Pada lap kedua mereka malah memimpin balapan, setelah nyaris bersamaan menyalip Lorenzo di lintasan lurus.

Lorenzo kemudian menunjukkan statusnya sebagai juara dunia. Dia bisa kembali memimpin balapan dan mempertahankan posisi tersebut sampai menyentuh garis finis.

Menduduki podium kedua dalam race ini adalah Dovizioso. Rider Ducati itu meraihnya setelah menyalip Marquez di lap terakhir, di mana mereka berdua sempat terlibat duel sengit jelang finis.

Meski terus berada di rombongan terdepan, Valentino Rossi tak pernah punya kesempatan memimpin race. Pada akhirnya The Doctor harus puas dapat posisi finis di urutan keempat.

Jalannya Balapan

Pemilik pole, Lorenzo, menjalani start dengan sempurna. Dia mempertahankan posisi terdepan sesaat setelah start. Perubahan besar terjadi di belakang Lorenzo.

Marquez dan Vinales yang dapat posisi start dua dan tiga terlempar ke posisi lima dan tujuh. Lonjakan besar didapat dua pebalap Ducati: Iannone melesat ke posisi dua dan Dovizioso yang naik tiga anak tangga ke posisi tiga. Sementara Rossi naik satu anak tangga untuk menempati urutan keempat.

Komposisi tersebut tak bertahan lama karena di lap kedua terjadi pergantian tampuk pimpinan. Di lintasan lurus Iannone dan Dovizioso nyaris berbarengan mendahului Lorenzo. Duo Ducati kini memimpin balapan: Iannone nomor satu, Dovi di posisi kedua. Berada di belakang duo Italia itu adalah Lorenzo, Rossi, dan Marquez.

Satu lap berselang Marquez berhasil memperbaiki posisinya usai menyalip Rossi di sebuah tikungan ke kiri. Juara dunia 2013 dan 2014 itu kini menempati urutan empat.

Ada lima pebalap di posisi terdepan berjarak sangat dekat. Dua rider Ducati masih berada di posisi paling depan, diikuti Lorenzo, Marquez, lalu Rossi. Di belakang mereka, terpaut lebih dari satu detik adalah Dani Pedrosa yang terlibat duel dengan Vinales.

Duel sengit terjadi antara duo Ducati pada lap kelima. Sebelum masuk ke lintasan lurus Dovi sempat mengambil alih status pemimpin balapan dari tangan Iannone, tapi di tikungan selanjutnya Iannone merebut kembali posisi tersebut.

Satu putaran berselang Dovi akhirnya bisa mengambil alih lagi posisi paling depan. Persaingan antara duo Ducati itu pada akhirnya tuntas setelah Iannone terjatuh di lap 6. Dia kehilangan kendali motornya saat menikung ke kiri dan jatuh terseret hingga masuk gravel.

Setelah Iannone jatuh, Dovi ditempel ketat oleh Lorenzo. Jarak kedua pebalap hanya di kisaran 0,2 detik. Upaya Lorenzo merebut kembali posisi nomor satu berhasil di lap sembilan.

Saat balapan tersisa 10 lap, komposisi rider di posisi 10 besar adalah: Lorenzo, Dovi, Marquez, Rossi, Pedrosa, Vinales, Espargaro, Barbera, Smith dan Redding.

Tak ada perubahan terjadi di posisi terdepan sampai beberapa lap setelahnya - meski jarak empat pebalap terdepan sangat dekat. Lorenzo masih solid memimpin balapan, sementara Dovizioso juga bertahan di urutan kedua. 

Pada beberapa kesempatan Marquez terlihat akan menyerang rider Italia itu, namun itu tak kunjung terjadi. Untuk Rossi, jaraknya dengan Marquez terus menjauh mendekati satu detik saat race menyisakan 6 lap.

Jarak Marquez dengan Dovi kurang dari setengah detik saat balapan menyisakan lima lap. Satu lap berselang Marquez akhirnya bisa mendahului Dovi dan merebut posisi kedua. 

Dengan ada empat lap tersisa, Marquez membidik Lorenzo. Jarak mereka berdua sekitar 1,1 detik. Tapi upaya Marquez mendekati Lorenzo sulit. Bukan hanya karena balapan tinggal menyisakan sedikit lap. Di sisi lain Lorenzo malah berhasil mencatatkan rekor waktu baru yakni 1:54.927 tiga lap sebelum garis finis. Di momen ini jarak kedua pebalap terdepan adalah 0,7 detik.

Bukannya merapatkan jarak dengan Lorenzo dan merebut posisi terdepan, Marquez malah kehilangan posisi kedua setelah dia disalip Dovizioso. Marquez malah nyaris juga disusul Rossi.

Beberapa tikungan menjelang finis Marquez bisa merebut kembali posisi dua, tapi satu tikungan berselang Dovi kembali mendahuluinya. Komposisi Lorenzo, Dovi, Marquez, dan Rossi tak berubah sampai mereka berempat melewati garis finis.


1 Jorge Lorenzo Yamaha 22 42m28.452s
2 Andrea Dovizioso Ducati 22 2.019s
3 Marc Marquez Honda 22 2.287s
4 Valentino Rossi Yamaha 22 2.387s
5 Daniel Pedrosa Honda 22 14.083s
6 Maverick Vinales Suzuki 22 15.423s
7 Pol Espargaro Tech3 Yamaha 22 18.629s
8 Bradley Smith Tech3 Yamaha 22 18.652s
9 Hector Barbera Avintia Ducati 22 21.160s
10 Scott Redding Pramac Ducati 22 24.435s
11 Aleix Espargaro Suzuki 22 35.847s
12 Eugene Laverty Aspar Ducati 22 41.756s
13 Alvaro Bautista Aprilia 22 41.932s
14 Jack Miller Marc VDS Honda 22 41.982s
15 Tito Rabat Marc VDS Honda 22 54.953s

Ahok: Kita Selesaikan Reformasi yang Belum Tuntas



Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mantap maju melalui jalur independen pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Melalui jalur independen, Ahok ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat pada partai politik dan menuntaskan reformasi yang belum selesai pada pemilu 2019.

Untuk mencapai itu, Ahok ingin membuktikan seorang kepala daerah bukan karena warna kulit atau keyakinan tapi karena kerja keras. Kemunculan TemanAhok saat dirinya berseteru dengan partai dilihat sebagai peluang untuk mewujudkan itu.

"Orang percaya politisi, orang harus percaya birokrat. Waktu itu jangan langsung mempermalukan partai saya ajak Pak Djarot. Tapi agak lama, lalu saya kembali ke PNS saja ajak Heru. Hitungan politik saya kalah belum tentu saya KTP terkumpul," papar Ahok di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (20/3/2016).

Bila memenangkan Pilkada DKI Jakarta nanti, ia bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik. Karena terpilihnya politisi dan birokrat yang dipercaya masyarakat dan didukung partai politik.

"2018 Partai akan mencalonkan putra terbaik yang jujur. Itu saatnya kita tuntaskan reformasi yang belum tuntas. Kalau bahasa Bung Karno kita selesaikan revolusi yang belum selesai karena 2019 Pilpres dan pileg berbarengan," tegas Ahok.

Sikap Orang Tua



Ahok menyambut baik dukungan Partai NasDem kepadanya untuk maju pada Pilkada 2017 melalui jalur independen. Dia menilai, dukungan ini seperti orang tua yang mengayomi anaknya.

"Partai Nasdem menunjukkan sikap sebagai orangtua, partai politik ini kan harus mengayomi semua, semua ormas mesti diayomi," kata Ahok.

Tak bisa dipungkiri, partai politik merupakan pilar negara yang berhak membuat undang-undang. Tentu menjadi masalah besar bila masyarakat tidak percaya partai politik.

Karena itu, kata Ahok, NasDem ingin membuktikan partai politik bisa mengikuti keinginan rakyat. Caranya dengan bergabung TemanAhok mengumpulkan 1 juta KTP untuk dirinya.

"Nasdem membuktikan, anak muda Ini kan enggak percaya partai, mereka percaya demokrasi lho. TemanAhok adalah kumpulan anak muda yang percaya demokrasi tapi dia tidak percaya pada pengurus partai Politik. Makanya pas ketemu, partai Nasdem bijak sebagai orangtua, ya sudah lambang Nasdem ditaroh di lambang O-nya kamu deh," jelas Ahok.

"Bagi saya ini enggk mudah. Partai Nasdem Ini lebih besar kok, ada DPR, ada ketum ada partai macem-macem, ada nyalonin Presiden. Kok mau cuma taruh lambang di satu hurufnya Teman Ahok. Nah inilah sikap negarawan, sikap orang tua yang ditunjukkan partai Nasdem," imbuh Ahok.

Saat ini, semua mesin partai di DKI Jakarta tengah berupaya membantu TemanAhok mengumpulkan dukungan. Ahok menilai, sikap Nasdem ini ikhlas untuk membantunya maju sebagi calon independen.

"Partai Nasdem sudah bergerak Ini, partai Nasdem sedang menyebarkan seluruh struktur dari ketua yang baru. Mereka ngumpulin KTP. Mereka dukung saya ini bukannya enggak ikhas gitu lho. Kalau enggak ikhlas kan gini, ya udah TemanAhok kumpulin kalau enggak kumpul, kalau enggak kekumpul lu cari gue. Ini engga lho, Nasdem ini betul-betul datang ke TemanAhok, yuk kita bareng-bareng cari KTP. Supaya kamu bisa dapetin syarat mencalonkan Ahok," jelas Ahok.

Saturday, March 19, 2016

Edarkan Uang Palsu, 5 Orang Dibekuk Polisi di Deliserdang



Sebanyak 5 orang pengedar dan pembuat uang palsu dibekuk polisi di Deliserdang, Sumatera Utara. Terbongkarnya kasus ini bermula ketika dua orang di antara tersangka tengah membeli rokok di sebuah warung.

"Dua orang pengedar itu yakni Andi (35) dan Jopi (28). Sementara, pencetak uang palsu itu adalah Indra (17), Rika (32) dan seorang wanita berinsial KA (13)," kata Kapolres Deliserdang AKBP Edi Faryadi dalam keterangan kepada detikcom, Sabtu (19/3/2016).

Terbongkarnya kasus ini bermula ketika pelaku Andi dan Jopi membeli sebungkus rokok di sebuah warung milik Erni di Dusun IV, Kecamatan Batangkuis, Deliserdang, Jumat (18/3).

Saat itu, kedua pelaku membeli rokok dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu. Kemudian, Erni pun mengembalikan uang kembalian sebanyak Rp 86 ribu.

Setelah terjadi transaksi tersebut, kedua pelaku lalu pergi meninggalkan warung dengan menggunakan sepeda motor. Namun, Erni yang melihat uang pecahan Rp 100 ribu itu curiga dan menduga uang itu palsu. Sontak, anak dari Erni berserta masyarakat setempat langsung mengejar kedua pelaku.

"Personel kepolisian yang saat itu berada di sekitar lokasi mengetahui hal tersebut seterusnya melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku," ujar Edi.

Polisi yang mendapati pelaku lalu menemukan uang palsu sebanyak Rp 2 juta dari dompet mereka dengan rincian 18 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan 4 lembar uang palsu pecahan Rp 50 ribu. Petugas lalu melakukan pengembangan dan berhasil menciduk tiga orang pelaku pencetak uang palsu yakni Indra, Rika dan KA.

Selain itu, lanjut Edi, pihaknya juga menyita satu unit printer, satu tong sampah plastik berisi kertas cetakan uang palsu, satu botol tinta printer, lima botol cat semprot dan uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 11 lembar.

Saat ini, polisi masih memeriksa para pelaku secara intensif. Petugas juga tengah melakukan pengembangan terhadap jaringan lainnya.

Nainggolan Gagalkan Kemenangan Inter atas Roma



Gol telat pemain keturunan Indonesia Radja Nainggolan menyelamatkan AS Roma dari kekalahan ketika menjamu Inter Milan. Pertandingan di pekan 30 Serie A itu berakhir sama kuat 1-1, Minggu (20/3/2016) dini hari WIB.

Pada laga di Olimpico ini Inter dituntut untuk mengalahkan Roma demi mengejar sang lawan dalam perburuan tiket ke Liga Champions musim depan.

Inter mengawali laga dengan buruk. Gawang mereka nyaris kebobolan bila bek Yuto Nagatomo tidak melakukan intersep menggagalkan umpan Stephan El Shaarawy yang ditujukan kepada Mohamed Salah.

Tim tamu ganti mengancam. Aksi Adem Ljajic merepotkan kiper Roma Wojciech Szczesny. Sedangkan tembakan Ivan Perisic masih melambung dari sasaran.

Kombinasi El Shaarawy dan Salah nyaris membuahkan gol bagi Roma. Sayangnya kiper Inter Samir Handanovic tampil gemilang dan bisa menggagalkan tendangan voli El Shaarawy.

Inter berhasil unggul lebih dulu pada menit 58. Umpan terobosan Marcelo Brozovic dengan dingin diselesaikan oleh Perisic dengan tendangan kaki kiri.

Tertinggal satu gol membuat pelatih Roma Luciano Spalletti melakukan perubahan strategi. Edin Dzeko dimasukkan menggantikan Seydou Keita.

Keputusan ini terbukti tepat. Permainan Roma menjadi lebih hidup. Dzeko punya peluang mengamakan skor ketika sundulannya masih bisa diamankan Handanovic.

Handanovic dan Nagatomo kembali menyelamatkan Inter. Kali ini eks kiper Udinese ini menggagalkan sepakan Salah. Sedangkan Nagatomo menghalau sundulan Dzeko tepat di garis gawang.

Gencarnya serangan Roma membuahkan hasil di menit 84. Dzeko gagal menenndang bola dengan sempurna. Namun justru si kulit bundar malah jatuh ke Nainggolan. Pemain berdarah batak ini pun sukses menyamakan skor.

Hasil ini tidak mengubah posisi kedua tim. Roma tetap di urutan tiga dengan 59 angka. Sedangkan Inter di tempat kelima dengan 54 angka.

Susunan Pemain:

Roma: Szczesny; Florenzi, RĂ¼diger, Manolas, Digne (Emerson 82); Pjanic, Keita (Dzeko 57), Nainggolan; Salah, Perotti, El Shaarawy (De Rossi 92)

Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Miranda, Murillo, Nagatomo; Medel, Brozovic; Biabiany (Manaj 82), Ljajic (Melo 86), Perisic; Eder