Pages

Showing posts with label Dunia. Show all posts
Showing posts with label Dunia. Show all posts

Monday, March 21, 2016

iPhone SE Resmi Diumumkan, Berapa Harganya?



Cupertino - Apple akhirnya resmi mengumumkan kehadiran smartphone terbarunya, yakni iPhone SE. Sesuai dengan kabar yang beredar di dunia maya belakangan ini, iPhone teranyar itu memiliki ukuran layar 4 inci.

Disampaikan langsung oleh Vice President iPod, iPhone and iOS Greg Joswiak pada Apple Event yang diselenggarakan di Cupertino, Selasa (22/3/2016) pukul 10.00 WIB waktu setempat, iPhone SE merupakan smartphone 4 inci yang paling kuat di semua jajaran produk Apple.

Ia menyebutkan, iPhone SE seolah merupakan sebuah gabungan dari generasi iPhone 5 dan iPhone 6. Uniknya, desain iPhone SE tetap setia dengan konsep rancangan iPhone 5/5s. Sementara spesifikasinya justru lebih baik, di mana satu level dengan iPhone 6s.

“Tepat di jantung iPhone SE tertanam prosesor terbaru Apple A9 dengan motion co-processor M9. Spesifikasi ini sama dengan spesifikasi iPhone 6s,” katanya di tengah-tengah sesi Keynote.

Tak hanya itu, fitur lain yang diunggulkan pada iPhone SE ini adalah hadirnya kamera iSight dengan resolusi 12 Megapiksel (MP) dengan dual-tone flash dan mampu membidik Live Photos.

iPhone SE akan dijual di pasaran mulai 31 Maret 2016 mendatang dengan harga jual US$ 399 (Rp 5,2 juta) dan US$ 499 (Rp 6,2 juta) di wilayah Amerika Serikat terlebih dahulu. Nantinya, pengapalan iPhone SE secara global di lebih 110 negara akan menyusul pada akhir Mei 2016.

Saturday, March 19, 2016

Tersangka Utama Teror Paris Menolak Diekstradisi



Salah Abdeslam, tersangka utama dalam serangan Teror Paris, akan melawan rencana ekstradisi dirinya ke Prancis. Pengacara Abdeslam, Sven Mary mengatakan kliennya telah didakwa secara resmi sehubungan dengan serangan Paris, tapi pihaknya akan menentang langkah ekstradisi.

"Prancis telah menuntut ekstradisinya. Saya dapat memberitahu Anda bahwa kami akan menolak ekstradisi ke Prancis. Kami akan melihat dulu apakah surat perintah penangkapan legal atau tidak," ujar Mary seperti dikutip The Guardian, Minggu (20/3/2016).

Namun, ahli hukum mengatakan bahwa penolakan Abdeslam ini tidak berarti ekstradisi akan gagal. Sebab, surat penangkapan yang dikeluarkan di Eropa bisa menjerat pelaku yang melakukan pelanggaran serius di Uni Eropa untuk dapat dikirim kembali untuk diadili di negara di mana kejahatan itu terjadi.

"Ini bukan karena ia menolak bahwa ia tidak dapat diserahkan, tetapi bisa menyebabkan penundaan persidangan," ujar Florence Rouas-Elbazis, seorang pengacara Prancis.

Jaringan Abdeslam

Usai penangkapan Abdeslam pada Jumat kemarin, Perdana Menteri Belgia Charles Michel mengadakan konferensi pers bersama Presiden Perancis François Hollande. Kedua pemimpin itu langsung meninggalkan pertemuan puncak Uni Eropa di sisi lain kota, di mana krisis migrasi Eropa sedang dibahas.

"Ini hasil yang sangat penting dalam pertempuran untuk demokrasi," ujar Hollande.

Dia juga mengatakan bahwa Abdeslam akan cepat diekstradisi ke Prancis, selesai penyelidikan kepolisian Belgia tentang jaringan yang dimiliki Abdeslam di negara itu.

"(Jaringannya) sangat besar di Belgia, Prancis dan negara-negara Eropa lainnya. Kami juga tahu ada link yang selalu membawa kita ke Suriah, di mana ISIS merencanakan serangan tersebut," jelas Hollande.

Abdeslam ditangkap otoritas Belgia di pinggiran Kota Brussels, Molenbeek, di mana Abdeslam dibesarkan. Dia menjadi orang yang paling dicari di Eropa setelah bersembunyi tak lama setelah pemboman dan penembakan di Paris pada 13 November 2015 yang menewaskan 130 orang.

Friday, March 18, 2016

Diduga Makan Jaring Ikan, Paus Kepala Kotak Seberat 41 Ton Mati



Seekor paus sperma atau paus kepala kotak seberat 41 ton belum lama ini ditemukan terdampar di sebuah pantai dekat Kota Nantong, Provinsi Jiangsu, China.

Penyebab kematian hewan yang memiliki gigi terbesar di dunia hingga kini belum diketahui. Para ahli yang menelitinya menduga berkaitan dengan jaring ikan sepanjang 8 meter yang ditemukan di kerongkongannya.





Dugaan tersebut diperkuat dengan pernyataan dari pendiri Museum Dalian di Liaoning Sui Hongjin saat melakukan otopsi terhadap tubuh paus raksasa itu.


"Tidak ada makanan terdapat di lambung hewan air tersebut, sementara luka juga tidak ditemukan pada bagian perut jelang otopsi. Kemungkinan paus malang itu mati kelaparan karena penyumbatan pada kerongkongan," seperti dilansir dari Shanghaiist.com, Jumat (18/3/2016).

Setelah melakukan otopsi, paus kepala kotak yang memiliki nama latin Physeter Macrocephalus, di bawa ke Museum Dalian untuk dilakukan proses pengawetan, yang akan membutuhkan waktu sekitar 5 tahun.




Ketika pengawetan sudah selesai dilakukan, pajangan paus raksasa nantinya akan menjadi salah satu koleksi sejumlah benda-benda terbesar di China yang berhasil memecahkan rekor dunia, seperti teleskop terbesar yang berfungsi untuk memburu alien, toko Lego terbesar, serta pertemuan para pembantu terbesar di dunia.

Selang beberapa hari paus kepala kotak ditemukan, paus lainnya juga diketahui terdampar dekat Kota Nantong. Namun, penyebab kematian paus kedua itu hingga kini belum diketahui.




Sementara itu, 11 ribu kilometer di sisi lain Pasifik, lumba-lumba terkecil di dunia dihadapi bahaya yang lebih besar. Permintaan lumba-lumba untuk dikirim ke Teluk California membuat para nelayan melakukan pemburuan terhadap mamalia laut yang dikenal sangat cerdas itu.

Mantan Penguasa Pakistan Terbang ke Dubai untuk Berobat



Mantan penguasa militer Pakistan Pervez Musharraf, yang menghadapi dakwaan pengkhianatan dan lainnya, telah meninggalkan negara itu setelah larangan perjalanannya dicabut.

Mahkamah Agung memerintahkan awal pekan ini agar pemerintah mencabut larangan terhadap mantan presiden itu.

Musharraf terbang ke Dubai pada Jumat pagi waktu setempat untuk mengobati penyakit yang dia sebut sudah dideritanya selama satu dekade.

Media Pakistan menunjukkan gambar Musharraf meninggalkan rumahnya dalam sebuah konvoi yang dijaga ketat pasukan menuju bandara di Karachi. Ia masuk bandara melalui pintu yang disediakan untuk staf dan menaiki penerbangan maskapai Emirates.

"Aku prajurit Komando dan mencintai tanah airku," kata Musharraf kepada wartawan di bandara seperti dikutip Al Jazeera, Jumat (18/3/2016).

Mantan penguasa itu berjanji akan kembali ke Pakistan untuk menghadapi semua dakwaan yang tertunda terhadap dirinya.

Didakwa Membunuh Benazir

Mantan Presiden Pervez Musharraf sebelumnya didakwa atas 3 tuduhan terkait pembunuhan pemimpin oposisi dan mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto. Ia didakwa dengan pasal pembunuhan, konspirasi kriminal pembunuhan, dan memfasilitasi pembunuhan.

Menanggapi dakwaan jaksa, Musharraf tidak membuat pernyataan publik di sidang, tapi sebelumnya telah membantah tuduhan tersebut.

Musharraf yang kembali ke Pakistan dari pengasingan awal 2013 tengah menjalani tahanan rumah atas kasus pembunuhan Benazir.

Selain Musharaf, 6 orang lainnya didakwa, yakni 4 tersangka yang merupakan anggota kelompok militan dan 2 pejabat senior polisi.

Tersangka Utama Teror Paris Tertembak dan Ditangkap di Brussels



Tersangka utama serangan di Paris, Prancis pada November lalu yang menewaskan 130 orang, Salah Abdeslam, dilaporkan ditangkap di Brussels, Belgia, Jumat petang waktu setempat. Abdeslam terluka dalam operasi yang dilakukan aparat keamanan di Brussel.

Seperti dilansir The Guardian, Sabtu (19/3/2016), sebelumnya tembakan terdengar di kawasan Molenbeek, Brussels. Kejadian ini membuat PM Belgia Charles Michel meninggalkan arena KTT Uni Eropa-Turki di Brussels.

Sebelumnya dilaporkan sidik jari Abdeslam ditemukan di satu apartemen di Brussels yang digerebek aparat keamanan. Namun, jaksa Belgia tidak bisa memastikan kapan tepatnya tersangka utama ini berada di apartemen tersebut, karena sidik jari tak menunjukkan indikasi waktu.

"Bisa kami kukuhkan bahwa memang sidik jari Salah Abdeslam ditemukan di apartemen," kata Eric Van Der Sypt, juru bicara Kejaksaan Belgia.

Para pejabat Belgia mengatakan mungkin saja Abdeslam meloloskan diri sebelum apartemen ini digerebek polisi pada Selasa lalu. Dalam penggerebekan ini, seorang pria bersenjata bernama Mohamed Belkaid, tewas. Oleh media pemerintah Belgia, RBTF, Belkaid dikatakan sebagai kaki tangan Salah Abdeslam.

Empat anggota polisi mengalami luka-luka dalam penggerebekan yang dilakukan oleh gabungan polisi Belgia dan Prancis. Eric Van Der Sypt mengatakan bahwa polisi mendapatkan tembakan saat melancarkan operasi.

Abdeslam adalah pria berkewarganegaraan Prancis berusia 26 tahun yang lahir di Brussels. Sejak serangan Paris pada November tahun lalu ia dicari oleh aparat keamanan karena dianggap berperan besar dalam serangan di ibu kota Prancis tersebut.

Thursday, March 17, 2016

ISIS makin terdesak, wilayah kekuasaan kian menyusut



Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kini kian terdesak setelah sejumlah wilayah kekuasaannya mulai berkurang. Selain itu serangan udara militer Rusia, pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat, serta perang dengan pasukan Kurdi dan milisi Syiah membuat kelompok militan itu makin menderita.

Demikian dikatakan laporan dari lembaga pengamat militer dan keamanan bermarkas di Inggris, IHS Janes.

Dalam 15 bulan terakhir, kata pengamat IHS, ISIS telah kehilangan hampir seperempat wilayah kekuasannya. Kelompok militan itu juga mengalami kekurangan pemasukan setelah sumber-sumber pendapatan mereka dari menjual minyak dihancurkan.

Mirror melaporkan, Rabu (16/3), sejumlah pengamat militer meyakini pasukan pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu tengah mengalami senjakala perang setelah mengumumkan kekhalifahan pada Juni 2014.

Gaji bulanan para militan mereka juga sudah dipotong separuhnya karena ISIS mengalami kesulitan keuangan dan banyak anggota yang membelot.

Laporan dari IHS menyatakan ISIS kini mulai kalah. Dalam 15 bulan terakhir ISIS kehilangan 22 persen wilayah kekuasaannya. Tahun lalu saja wilayah di bawah kendali ISIS berkurang sebanyak 14 persen. Tahun ini daerah kekuasaan ISIS sudah berkurang sebanyak delapan persen.

"Pada 2016 kita melihat kekalahan besar (ISIS) di wilayah timur laut terus ke selatan menuju Raqqa dan Deir al-Zour, Suriah, setelah pasukan Kurdi dan Pasukan Demokratik Sunni Suriah (SDF) merangsek ke daerah itu dengan dukungan serangan udara AS dan Rusia," kata Columb Strack, pengamat senior di IHS Janes.

Bukan hanya wilayah kekuasaan yang berkurang, ISIS juga kehilangan prajurit perangnya.

Kementerian Pertahanan Amerika Serikat dua hari lalu menyatakan komandan perang yang dikenal dengan nama Abu Umar al-Shishani atau Umar si Chechnya tewas akibat serangan udara pada 4 Maret lalu.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (15/3), Shishani diyakini sedang berada dalam konvoi kendaraan ketika serangan udara pasukan koalisi membombardir kawasan di dekat al-Shadadi.

Shishani yang terkenal dengan jenggot merahnya termasuk salah satu teroris paling diburu AS. Negeri Paman Sam itu bahkan menawarkan imbalan USD 5 juta bagi informasi buat menangkapnya.

"Kami meyakini dia tewas karena luka parah," ujar juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis kepada kantor berita AFP.

Tuesday, March 15, 2016

Ngeri! Ini penyebab raibnya kapal dan pesawat di segitiga Bermuda



Misteri mengapa banyak sekali kapal dan pesawat yang hilang di area Segitiga Bermuda, hingga kini masih menjadi misteri. Namun sebuah penemuan di laut Skandinavia, mungkin bisa menjelaskan misteri dibalik area maut tersebut.

Dilansir dari Daily Mail (13/3), para ilmuwan telah menemukan sebuah cekungan berupa kawah yang memiliki luas hampir satu kilometer, dan memiliki kedalaman sejauh 150 meter, di dasar laut Barents, Norwegia. Cekungan ini dipercaya muncul dari akumulasi gas metana di perairan pantai Norwegia, yang terkenal memiliki kandungan gas alam yang tinggi.




Diperkirakan, gas metana bocor dari endapan gas alam yang berada di dasar laut. Kebocoran ini akhirnya menyebabkan munculnya 'rongga' yang mampu menyemburkan gas.

Para peneliti dari Arctic University of Norway bahkan menyatakan bahwa jumlah dari cekungan ini tak hanya satu. Ada beberapa cekungan serupa dan menyemburkan gas metana dalam jumlah yang besar pula.

Menurut mereka, semburan yang dalam skala besar mampu jadi ledakan ini, dapat membahayakan kapal yang mungkin lewat tepat di atasnya. Dan penemuan fenomena ini, akhirnya dikaitkan dengan hilangnya kapal dan pesawat yang ada di ribuan kilometer jauhnya, yakni segitiga Bermuda yang ada di Samudera Atlantik.

Area misterius yang terbentang di antara Bermuda, Florida dan Puerto Rico ini, diyakini juga memakan korban akibat semburan gas metana dari dasar laut. Seorang ilmuwan Rusia bernama Igor Yeltsov, mampu menjelaskannya.

"Dasar laut di segitiga Bermuda, secara aktif terurai karena adanya gas metana. Penguraian ini terjadi dalam skala yang besar layaknya longsoran yang terjadi karena reaksi nuklir. Dari sana, produksi gas yang besar menyembur ke atas," ungkap Igor Yeltsov. "Hal ini yang menyebabkan temperatur laut tiba-tiba memanas, dan kapal tenggelam di air laut yang sudah tercampur kandungan gas yang besar tersebut," imbuhnya.

Diperkirakan, air laut yang sudah mengandung jumlah besar dari gas metana, akan berbuih dan kehilangan kemampuan untuk mengapungkan kapal. Hal ini bahkan dapat menenggelamkan kapal secara tiba-tiba, tanpa peringatan sama sekali. Sedangkan tidak pernah ditemukan puing-puing kapal, disebabkan oleh tercerai-berainya puing-puing akibat arus teluk. Hal ini cukup mengerikan mengingat insiden di sana selalu hilang tanpa jejak.

Hal ini adalah hal yang paling logis dari berbagai alasan mengapa kapal dan pesawat bisa hilang jika melintas di atas segitiga Bermuda. Sebelumnya, berbagai faktor seperti anomali magnetik, cuaca mengerikan, kesalahan manusia, bahkan alien, jadi kambing hitam atas berbagai insiden terkait segitiga Bermuda.

Monday, March 14, 2016

15-3-1990: Dituduh Mata-mata, Wartawan Inggris Dihukum Mati Irak



Hari ini, 26 tahun lalu, wartawan lepas The Observer Inggris, Farzad Bazoft dieksekusi mati oleh Irak. Bazoft adalah keturunan Iran yang hijrah ke Inggris pada usia 16 tahun di pertengahan 1975.

Pemerintah Irak--yang kemudian diketahui bahwa Presiden Saddam Hussein lah orang yang menjatuhkan hukuman mati dilakukan secepatnya--menuduh Bazoft melakukan aksi mata-mata.

Kisah bermula saat ia diundang meliput pemilu di Irak. Sebagai wartawan freelance bagi The Observer dan BBC di London, ia datang bersama wartawan lainnya.

Saat tiba di Baghdad, Bazoft mendapati kisah ledakan misterius yang telah terjadi pada 19 September 1989 di kompleks kuno al-Iskandaria, sekitar 50 kilometer dari selatan Baghdad.

Sebagai wartawan muda dan haus berita ekslusif, ia ingin membuktikan rumor bahwa ledakan itu terjadi di pabrik roket rahasia buatan Saddam Hussein, yang membunuh puluhan pekerja Mesir.

Bazoft berangkat ke lokasi tersebut bukan tanpa izin. Pemerintah Irak memberikan lampu hijau kepada dia.

"Farzad Bazoft bukan mata-mata. Ia adalah wartawan yang sedang mencari berita. Ia bahkan melaporkan rencana beritanya. Kepada pemerintah Baghdad ia meminta izin untuk pergi ke lokasi. Ini jelas bukan tindakan mata-mata, ini jelas aksi seorang reporter," kata Editor Observer, Donald Trelford, seperti dilansir Guardian.

Sesampai di lokasi, ia bahkan mewawancarai anggota militer dan saksi mata atas apa yang terjadi di lokasi peledakan. Namun, seorang keamanan hotel mencurigai Bazoft sebagai mata-mata dan melaporkan ke Dinas Intelijen Irak.

Sepulang dari lokasi, ia kembali ke Baghdad untuk kemudian pulang ke Inggris. Namun, ia ditahan di bandara. Tanpa pengadilan, ia ditahan di penjara Abu Graib dan disiksa. Pada 1 November 1989, dengan muka babak belur, ia tampil di depan TV mengaku sebagai agen Israel.

Sebelum vonis dijatuhkan, Saddam Hussein menyurati Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcer menjanjikan Bazoft akan diberikan pengadilan yang adil. Namun, omong kosong belaka.

Pemuda kelahiran Iran itu hanya 1 kali pengadilan untuk mendapatkan vonis mati. Pada 10 Maret 1990, pengadilan menjatuhkan vonis mati dan eksekusi 5 hari kemudian.

Dukungan internasional tak berlaku. Bazoft yang bercita-cita jadi wartawan Washington Post yang membongkar skandal presiden Nixon, watergate, kandas. Pada pukul 6.30, 15 Maret 1990, ia digantung hingga mati.

Hari yang sama pada 1981, di Peshawar, Pakistan, setelah 2 minggu dibajak, penumpang dan kru Pakistan Airways berhasil dilepaskan kelompok Al Zulfikar.

Para penumpang itu boleh bernafas lega, karena pemerintah Pakistan memenuhi permintaan pembajak, setelah membebaskan 54 orang dari penjara.

4 kutukan seram yang terbongkar kebenarannya oleh sains

1.Kutukan rumah keluarga Perron


Berada di Burrillville, Pulau Rhode, Amerika Serikat, pada abad-18 lalu keluarga Perron memulai hidup baru mereka di rumah baru. Tanpa mereka ketahui, rumah itu ternyata dulunya disebut milik penyihir yang menumbalkan anaknya sebelum akhirnya bunuh diri.

Imbasnya, anggota keluarga Perron mengaku melihat sosok-sosok gaib berupa hantu wanita yang menggantung di langit-langit. Beberapa dari mereka juga dilaporkan mengalami kerasukan dan sering berbicara tidak jelas.

Nah, fenomena ini ternyata bisa terjadi akibat keracunan karbon monoksida. Perlu diketahui, rumah-rumah kuno biasanya mempunyai sistem perapian yang buruk. Asap dari pembakaran itu kemudian saat malam bisa bocor dan meracuni siapa saja yang menghirupnya. Efek keracunan ini adalah halusinasi, kejang, dan tidak sadarkan diri. Semua ciri itu dialami oleh keluarga Perron.


2.Kutukan mumi Firaun Mesir


Pernahkah Anda melihat film "The Mummy"? Jika iya, tentu Anda familiar dengan kutukan kematian bagi siapa saja yang membuka makam-makam atau kuburan firaun dalam piramida. Tak aneh bila warga Mesir pun banyak yang takut masuk piramida akibat kisah kutukan ini.

Berdasarkan penelitian, memasuki makam kuno atau piramida memang bisa sangat berbahaya, namun bukan gara-gara kutukan Firaun yang sudah jadi mumi. Menurut ilmuwan, makam Firaun alias sarkofagus tempat mumi bersemayam mengandung spora jamur berbahaya, gas amonia, formalin, bahkan zat radioaktif seperti Uranium.

Zat-zat itu kemungkinan besar muncul akibat proses mumifikasi, hingga kondisi lingkungan tertutup dalam jangka waktu ratusan bahkan ribuan tahun.


3.Hantu jalur Mary King


Di bawah bangunan gedung tua di Edinburg, Scotlandia, terdapat satu jalur kecil bernama Mary King. Jalur ini diambil dari nama puteri bangsawan Alexander King yang mempunyai banyak bangunan di sepanjang jalur itu.

Sebelum dibuka untuk publik di tahun 2003, jalur ini disebut penuh dengan kisah misteri. Banyak orang mengaku melihat penampakan berupa bola api beterbangan dan penampakan hantu lain. Banyak orang yang mengatakan bila jalur itu dihantui dan dikutuk oleh roh-roh korban penyakit pes yang dibuang di jalur itu.

Nyatanya, penelitian membuktikan bila penampakan hantu itu diakibatkan oleh kebocoran gas-gas beracun dari rawa yang ada di dekat jalur itu. Tidak hanya itu, rawa juga mengakibatkan kelembapan jalur itu berubah dan menimbulkan pantulan cahaya aneh. Gas beracun dan kelembapan itu lah yang membuat mata manusia kerap terpengaruh dan akhirnya 'percaya' bila mereka melihat hantu.


4.Kutukan pasukan terakota China



Pada tahun 1974 silam, petani dari desa Yang di China menemukan salah satu artefak paling berharga di dunia, yakni 8000 lebih pasukan terakota (tembikar) yang berumur 2.200 tahun.

Akan tetapi, pasca menemukan situs pasukan terakota itu, para petani itu bukannya hidup bahagia, tetapi malah sangat sengsara. Tidak hanya desa mereka yang hilang akibat dijadikan situs penggalian, tetapi banyak dari 7 petani yang menemukan terakota itu jatuh sakit, menderita kelaparan, bahkan bunuh diri.

Dari penelitian tanah desa Yang, ternyata diketahui bila banyak terkandung merkuri di dalamnya. Nah, konsumsi tanah, air, atau makanan lain yang terkontaminasi merkuri itulah yang akhirnya meracuni mereka dan membuat kesehatan menurun drastis. Bahkan salah satu petani, Quanyi, mengungkapkan bila salah satu temannya, Yang Yanxin meninggal akibat penyakit kulit parah, salah satu ciri keracunan merkuri akut.

Sunday, March 13, 2016

Ledakan Diduga Bom Terjadi di Pusat Kota ''Turki''



Terjadi ledakan di pusat kota Ankara, ibu kota Turki. Ledakan tersebut diduga terjadi, setelah mobil bertabrakan dengan bus.

Penyiar televisi setempat, NTV melaporkan, Senin (14/3/2016), diduga ledakan ini memakan puluhan korban.

Tembakan juga terdengar setelah ledakan dan ambulans bergegas ke daerah itu, menurut pejabat setempat.

Asap terlihat mengepul di atas area ledakan dari jarak 2.5 kilometer. Ledakan itu terjadi di dekat pusat taman Guven, yang juga dekat pusat transportasi utama.

Menurut laporan saksi, 2 bus hancur akibat ledakan tersebut.

Wartawan Turki Guldener Anak Umut mengatakan, serangan itu terjadi di daerah penuh bus, yang mengangkut penumpang dari dan ke kota.

"Saksi melaporkan minibus dan mobil sipil terbakar," ujar penyiar tersebut.

"Seluruh daerah tertutup. Hal ini sangat dekat dengan parlemen Turki," sambung penyiar tersebut.

Sementara, BBC menyebutkan, akibat ledakan ini menyebabkan jatuh korban jiwa maupun luka.

Para saksi mata mengatakan ledakan terjadi di dekat stasiun bus utama di Jalan Ataturk, dekat dengan perkantoran pemerintah. Beberapa kenderaan bermotor terbakar.

Koran Hurriyet memberitakan ledakan terbaru, Minggu 13 Maret, terjadi pada pukul 18.35 waktu setempat di kawasan Kizilay.

Tempat ledakan sudah dikosongkan karena kekhawatiran akan terjadi ledakan susulan.

Pertengahan Februari lalu, juga terjadi serangan bom atas konvoi militer di Ankara yang menewaskan 28 orang.

Kelompok militan Kurdi, TAK, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, yang disebut sebagai aksi balas dendam atas kebijakan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Bank Bangladesh, Di Bobol Hacker. Recor Pencurian 1 Triliun



Kelompok peretas bulan lalu berhasil membobol sistem jaringan bank di Bangladesh. Mereka mendapat akses transfer kemudian buru-buru mencuri USD 80 juta (setara Rp 1 triliiun), termasuk salah satu pencurian dana terbesar sepanjang masa. Kabar pembobolan dana menghebohkan ini baru disampaikan pada publik pekan lalu.

Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) sebetulnya memantau transfer mencurigakan tersebut, tapi tidak melakukan apa-apa. Transfer diarahkan ke rekening di Filipina dan Sri Lanka, seperti dilaporkan Reuters, Minggu (13/3).

Sebetulnya para peretas bisa membawa kabur miliaran dollar, seandainya proses transfer ini tidak ketahuan gara-gara salah tulis. Seorang peretas mengarahkan transfer lebih dari USD 20 juta ke rekening milik Yayasan Shalika Foundation. Tapi yang dia tulis justru 'Fandation'.

Akibat typo itulah, jaringan perbankan international, dipimpin Deutshe Bank, menghubungi bank sentral Bangladesh yang dibobol habis-habisan. Sayangnya, ketika transfer itu dihentikan, para peretas jahat terlanjut membawa pergi USD 80 juta.

Bank Sentral Bangladesh segera bekerja sama dengan Interpol memburu para peretas tersebut. Sebagian dilaporkan benar-benar tinggal di Filipina. Beberapa tersangka sudah ditangkap. Belum diketahui berapa dana yang tercuri berhasil diambil kembali oleh otoritas moneter Bangladesh.

"Kami beruntung mendapat peringatan bahwa ada transaksi keuangan yang skalanya terlalu besar untuk perekonomian negara kami," kata salah satu pejabat Pan Asia Banking - salah satu bank swasta terbesar di Bangladesh - yang menolak disebut namanya.

Menteri Keuangan Bangladesh, Abul Maal Abdul Muhith, memprotes The Fed. Bank sentral AS itu seharusnya bisa menghentikan transfer di tengah jalan. Pemerintah Bangladesh kini sedang mempelajari kemungkinan menuntut the Fed untuk mengembalikan uang yang hilang.

"The Fed harus bertanggung jawab," kata Maal.

Pembobolan ini, meskipun nilainya fantastis, masih belum menjadi yang terbesar sedunia. Perusahaan keamanan siber, Kapersky, menyatakan tahun lalu peretas multinasional mencuri lebih dari USD 1 miliar dari 100 perusahaan keuangan seluruh dunia.

Saturday, March 12, 2016

Mengapa Apple Tutup Paksa Aplikasi yang Boros Baterai



Ketika ponsel Merk iPhone terasa sangat boros baterai, hal pertama yang Anda lakukan adalah memencet tombol "Home" sebanyak dua kali dan menutup semua aplikasi yang sedang bekerja. Tujuannya adalah untuk menghemat pemakaian baterai.

Selama ini, Dengan cara menutup paksa aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan diyakini bakal membuat baterai perangkat iOS anda lebih hemat. Banyak pengguna pun melakukan hal ini. Sayangnya, menurut Apple seperti dikutip dari laman Tech Times, Minggu (13/3/16), hal tersebut hanya mitos semata.

Seorang pengguna iPhone-pun mencari Sebuah jawaban atas hal tersebut kepada CEO Apple Tim Cook melalui e-mail.

"Apakah Anda menutup aplikasi-aplikasi pada perangkat iOS Anda untuk memperpanjang pemakaian baterai?" tanya pengguna tersebut kepada Cook.

Alih-alih mendapat tanggapan dari sang CEO, pengguna tersebut justru mendapat balasan dari Vice President Software Engineering and Head of iOS Craig Federighi. Singkatnya, Federighi menanggapi dengan kata "tidak dan tidak."



Sebelumnya, Kyle Richter Pernah mengatakan dalam blog-nya bulan lalu, menutup paksa aplikasi-aplikasi yang sedang bekerja sebenarnya justru memberikan dampak buruk pada masa hidup baterai. Richer menggarisbawahi, rumor ini pertama kalinya muncul saat Apple memperkenalkan aplikasi multitasking dengan iOS 4.

"Aplikasi-aplikasi tersebut tidak menggunakan baterai, prosesor, maupun jaringan. Aplikasi itu memakai sebagian memori pasif sehingga memungkinkan peluncuran cepat," tulisnya dalam blog.

Ia menjelaskan, menutup paksa sebuah aplikasi justru menambah penggunaan baterai dibandingkan meninggalkan aplikasi tersebut. Sebab, ketika akan membuka kembali aplikasi tersebut, RAM harus me-reload kembali.

Artinya, menutup paksa aplikasi dan membuka kembali aplikasi tersebut selama berulang kali justru memperburuk baterai iPhone.

Alasan Messi Tidak Bertemu Dengan Bocah 'KRESEK'



Bocah kecil Afganistan yang terkenal setelah memakai kaos dari kantong plastik 'kresek' bertuliskan Messi harus menelan rasa kecewa setelah dia diberi tahu tidak dapat bertemu langsung dengan bintang idolanya.

Murtaza Ahmadi, lima tahun, menjadi sensasi di Internet beberapa waktu lalu ketika dia memakai kaos tim nasional Argentina putih bergaris biru bertuliskan Messi.


Setelah sosoknya ditemukan, manajemen Messi dan Federasi Afganistan berencana mendatangkan Murtaza dan keluarga ke Barcelona buat bertemu sang idola.

Sebelumnya dia juga sudah menerima kaos "jersey" bertanda tangan Messi. Sang paman kemudian memberitahu Murtaza bahwa dia akan bertemu dengan bintang idolanya.


Kakak Ahmadi, Hamayon, 15 tahun, membuat kaos kresek itu dan memajang fotonya di jejaring social Facebook yang kemudian menyebar.

Murtaza mengatakan kepada wartawan bulan lalu, dia sangat mengagumi dan mengidolakan Messi dan berharap bisa bertemu dengan idolanya itu.

Namun sayang, harapan itu hanya tinggal harapan setelah dikabarkan dia tidak bisa bertemu Messi secara langsung.

"Pertemuan itu tidak bisa dilakukan, Kami mendapat ribuan permintaan dari anak-anak di seluruh dunia dan kami tidak bisa memenuhinya semua. Kami sangat ingin tapi tidak mungkin," ujar sumber di manajemen Messi.

Manajemen Messi tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan mengapa pertemuan itu dibatalkan, Mereka hanya menyebut 'banyak alasan dan kondisi buruk' yang menyebabkan pertemuan itu tidak bisa dilakukan.