Pages

Showing posts with label Sport. Show all posts
Showing posts with label Sport. Show all posts

Sunday, March 20, 2016

Hasil GP : Lorenzo Juara, Dovi Kedua, Marquez Ketiga



Jorge Lorezo mengawali upaya mempertahankan gelar juara dunia dengan meraih kemenangan di MotoGP Qatar. Lorenzo mengalahkan Andrea Dovizioso dan Marc Marquez yang finis di belakangnya.

Balapan pembuka musim yang digelar di Sirkuit Losail, Senin (21/3/2016) dinihari WIB, berjalan seru sejak lap pertama. Lorenzo berhasil mempertahankan posisi terdepan sesaat setelah start, sementara Marquez dan Maverick Vinnales - yang dapat posisi start dua dan tiga - mundur beberapa posisi ke belakang.

Duo Ducati, Andrea Iannone dan Doviziso, menjalani start gemilang dengan langsung menyodok ke posisi dua dan tiga. Pada lap kedua mereka malah memimpin balapan, setelah nyaris bersamaan menyalip Lorenzo di lintasan lurus.

Lorenzo kemudian menunjukkan statusnya sebagai juara dunia. Dia bisa kembali memimpin balapan dan mempertahankan posisi tersebut sampai menyentuh garis finis.

Menduduki podium kedua dalam race ini adalah Dovizioso. Rider Ducati itu meraihnya setelah menyalip Marquez di lap terakhir, di mana mereka berdua sempat terlibat duel sengit jelang finis.

Meski terus berada di rombongan terdepan, Valentino Rossi tak pernah punya kesempatan memimpin race. Pada akhirnya The Doctor harus puas dapat posisi finis di urutan keempat.

Jalannya Balapan

Pemilik pole, Lorenzo, menjalani start dengan sempurna. Dia mempertahankan posisi terdepan sesaat setelah start. Perubahan besar terjadi di belakang Lorenzo.

Marquez dan Vinales yang dapat posisi start dua dan tiga terlempar ke posisi lima dan tujuh. Lonjakan besar didapat dua pebalap Ducati: Iannone melesat ke posisi dua dan Dovizioso yang naik tiga anak tangga ke posisi tiga. Sementara Rossi naik satu anak tangga untuk menempati urutan keempat.

Komposisi tersebut tak bertahan lama karena di lap kedua terjadi pergantian tampuk pimpinan. Di lintasan lurus Iannone dan Dovizioso nyaris berbarengan mendahului Lorenzo. Duo Ducati kini memimpin balapan: Iannone nomor satu, Dovi di posisi kedua. Berada di belakang duo Italia itu adalah Lorenzo, Rossi, dan Marquez.

Satu lap berselang Marquez berhasil memperbaiki posisinya usai menyalip Rossi di sebuah tikungan ke kiri. Juara dunia 2013 dan 2014 itu kini menempati urutan empat.

Ada lima pebalap di posisi terdepan berjarak sangat dekat. Dua rider Ducati masih berada di posisi paling depan, diikuti Lorenzo, Marquez, lalu Rossi. Di belakang mereka, terpaut lebih dari satu detik adalah Dani Pedrosa yang terlibat duel dengan Vinales.

Duel sengit terjadi antara duo Ducati pada lap kelima. Sebelum masuk ke lintasan lurus Dovi sempat mengambil alih status pemimpin balapan dari tangan Iannone, tapi di tikungan selanjutnya Iannone merebut kembali posisi tersebut.

Satu putaran berselang Dovi akhirnya bisa mengambil alih lagi posisi paling depan. Persaingan antara duo Ducati itu pada akhirnya tuntas setelah Iannone terjatuh di lap 6. Dia kehilangan kendali motornya saat menikung ke kiri dan jatuh terseret hingga masuk gravel.

Setelah Iannone jatuh, Dovi ditempel ketat oleh Lorenzo. Jarak kedua pebalap hanya di kisaran 0,2 detik. Upaya Lorenzo merebut kembali posisi nomor satu berhasil di lap sembilan.

Saat balapan tersisa 10 lap, komposisi rider di posisi 10 besar adalah: Lorenzo, Dovi, Marquez, Rossi, Pedrosa, Vinales, Espargaro, Barbera, Smith dan Redding.

Tak ada perubahan terjadi di posisi terdepan sampai beberapa lap setelahnya - meski jarak empat pebalap terdepan sangat dekat. Lorenzo masih solid memimpin balapan, sementara Dovizioso juga bertahan di urutan kedua. 

Pada beberapa kesempatan Marquez terlihat akan menyerang rider Italia itu, namun itu tak kunjung terjadi. Untuk Rossi, jaraknya dengan Marquez terus menjauh mendekati satu detik saat race menyisakan 6 lap.

Jarak Marquez dengan Dovi kurang dari setengah detik saat balapan menyisakan lima lap. Satu lap berselang Marquez akhirnya bisa mendahului Dovi dan merebut posisi kedua. 

Dengan ada empat lap tersisa, Marquez membidik Lorenzo. Jarak mereka berdua sekitar 1,1 detik. Tapi upaya Marquez mendekati Lorenzo sulit. Bukan hanya karena balapan tinggal menyisakan sedikit lap. Di sisi lain Lorenzo malah berhasil mencatatkan rekor waktu baru yakni 1:54.927 tiga lap sebelum garis finis. Di momen ini jarak kedua pebalap terdepan adalah 0,7 detik.

Bukannya merapatkan jarak dengan Lorenzo dan merebut posisi terdepan, Marquez malah kehilangan posisi kedua setelah dia disalip Dovizioso. Marquez malah nyaris juga disusul Rossi.

Beberapa tikungan menjelang finis Marquez bisa merebut kembali posisi dua, tapi satu tikungan berselang Dovi kembali mendahuluinya. Komposisi Lorenzo, Dovi, Marquez, dan Rossi tak berubah sampai mereka berempat melewati garis finis.


1 Jorge Lorenzo Yamaha 22 42m28.452s
2 Andrea Dovizioso Ducati 22 2.019s
3 Marc Marquez Honda 22 2.287s
4 Valentino Rossi Yamaha 22 2.387s
5 Daniel Pedrosa Honda 22 14.083s
6 Maverick Vinales Suzuki 22 15.423s
7 Pol Espargaro Tech3 Yamaha 22 18.629s
8 Bradley Smith Tech3 Yamaha 22 18.652s
9 Hector Barbera Avintia Ducati 22 21.160s
10 Scott Redding Pramac Ducati 22 24.435s
11 Aleix Espargaro Suzuki 22 35.847s
12 Eugene Laverty Aspar Ducati 22 41.756s
13 Alvaro Bautista Aprilia 22 41.932s
14 Jack Miller Marc VDS Honda 22 41.982s
15 Tito Rabat Marc VDS Honda 22 54.953s

Saturday, March 19, 2016

Rio Haryanto Kena Penalti, Apa Kata Manajernya?



Pembalap Indonesia Rio Haryanto mendapat ujian berat jelang debut di Formula 1. Rio mendapat hukuman penalti sehingga harus memulai balapan di Sirkuit Albert Park dari posisi buncit.

Hukuman penalti diberikan kepada Rio akibat insiden yang dialami pemuda 23 tahun itu pada sesi latihan bebas ketiga. Saat itu pembalap Manor itu menabrak mobil Romain Grosjean di pit lane.

Setelah dilakukan penyelidikan Rio dianggap bersalah. Race Director menganggap Rio tak memperhatikan mobil Grosjean yang melintas di jalur cepat.

Manajer Rio, Piers Hunnisett, yakin insiden itu tidak akan menyurutkan semangat juang pemuda Solo ini. Hunnisett mengaku pihaknya memilih fokus pada balahan hari Minggu meski menganggap insiden dengan Grosjean sebenarnya tak sepenuhnya salah Rio.

“Insiden itu memang 50:50 (mungkin kesalahan Rio atau bisa juga kesalahan Grosjean). Tapi yang terpenting, Rio tetap optimistis menjalani balapan perdana. Lagipula ini baru race pertama, musim masih panjang dan masih banyak balapan lainnya, dan Rio masih harus banyak belajar,” kata Piers, kepada bola.com.

“Selain itu, balapan besok juga mencari ajang bagi Rio Haryanto mencari pengalaman, karena dia pembalap baru di Formula 1,” tegas Piers Hunnisett.

MotoGP: Lorenzo Start Terdepan di Losail, Rossi Terpuruk



Juara dunia Jorge Lorenzo bakal start di posisi terdepan pada seri pertama MotoGP 2016 di Losail, Qatar, Minggu (20/3/2016). Lorenzo menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi yang digelar Sabtu malam waktu setempat.

Lorenzo mencatat waktu satu menit 54.543 detik. Pembalap Movistar Yamaha itu cuma unggul tipis 0.091 detik dari jagoan Repsol Honda Marc Marquez.

Kejutan dibuat Maverick Vinales dari Suzuzki Ecstar. Dia mampu menempati posisi tiga tepat dibelakang Lorenzo dan Marquez. Vinales mengungguli Andrea Iannone dan Valentino Rossi.

Rossi tampil tak maksimal di kualifikasi. Pria Italia ini harus puas memulai balapan dari urutan lima.

MotoGP Qatar tidak jadi diikuti 21 pembalap. Danilo Petrucci mengundurkan diri karena mengalami cedera pada tangannya.


1. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 54.543s [Lap 2/6] 333km/h (Top Speed)
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 54.634s +0.091s [4/7] 330km/h
3. Maverick ViƱales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 54.638s +0.095s [7/7] 334km/h
4. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP16) 1m 54.693s +0.150s [7/7] 350km/h
5. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 54.815s +0.272s [7/7] 334km/h
6. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP16) 1m 54.963s +0.420s [6/7] 344km/h
7. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 55.078s +0.535s [3/7] 335km/h
8. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 55.165s +0.622s [4/7] 338km/h
9. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 55.302s +0.759s [7/7] 338km/h
10. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 55.352s +0.809s [3/7] 334km/h
11. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 55.414s +0.871s [5/7] 333km/h
12. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 1m 55.508s +0.965s [7/7] 337km/h


13. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 56.157s 332km/h
14. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 1m 56.186s 336km/h
15. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 56.238s 326km/h
16. Loris Baz FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 56.375s 328km/h
17. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 56.595s 328km/h
18. Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 56.620s 331km/h
19. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* 1m 57.108s 332km/h
20. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 57.216s 325km/h


Friday, March 18, 2016

Dukung Rio Haryanto, Wali Kota Solo ajak PNS nobar dan saweran



Wali Kota Solo FX Hady Rudyatmo mengajak kalangan pegawai negeri sipil (PNS) mendukung Rio Haryanto dalam balapan Formula One (F1). Dukungan tersebut diberikan dengan cara nonton bareng dan saweran. Acara nobar dengan layar lebar akan digelar di Pendapi Gedhe balai kota, Minggu (20/3) besok.

"Pemkot Solo akan menggelar acara nonton bareng sebagai bentuk dukungan kepada Rio Haryanto. Para PNS akan saya gerakkan untuk nonton bareng di Pendapi Gedhe, ujar FX Hady Rudyatmo, (18/3) siang.

Rudy mengatakan, ia juga akan mengimbau PNS untuk melakukan saweran guna membantu kekurangan dana yang masih harus ditanggung Rio Haryanto kepada tim Manor Racing.

"Kalau perlu kita akan saweran, tapi kita masih menunggu pemerintah pusat. Pak Jusuf Kalla sudah menyatakan tidak akan kekurangan dana sehingga tindaklanjut dari itu masih ditunggu," katanya.

Jika pemerintah pusat mampu menyelesaikan persoalan itu, lanjut Rudy, maka PNS tidak perlu saweran. Namun jika memang masih diperlukan, pihaknya siap berpartisipasi. Ia berharap Rio Haryanto tetap semangat dalam menjalani debut F1 di Australia akhir pekan ini.

"Rio Haryanto harus fokus mengukir prestasi guna mengharumkan nama Bangsa Indonesia. Saya punya feeling Rio Haryanto akan meraih kesuksesan dan prestasi di ajang F1," jelasnya.

Thursday, March 17, 2016

INFOGRAFIS: Jadwal MotoGP 2016, Rivalitas Rossi-Marquez



Gelaran akbar MotoGP 2016 bakal dimulai Minggu (20/3/2016) atau Senin dinihari WIB di Sirkuit Losail, Qatar. Pembalap-pembalap terbaik sedunia pun siap kembali unjuk kebolehan.

Perseteruan Valentino Rossi dan Marc Marquez akan menjadi menu utama gelaran MotoGP musim ini. Maklum, musim lalu, keduanya sempat terlibat konflik heboh di seri-seri terakhir MotoGP 2015.

Diawali dengan aksi "menendang" Rossi kepada Marquez, yang membuat Rossi terkena hukuman. Di seri terakhir di GP Valencia, Rossi pun gagal mencapai podium.

Namun, bukan cuma Rossi dan Marquez, musim ini, pembalap-pembalap lain seperti Andrea Dovizioso, Dani Pedrosa,Aleix Espargaro, hingga juara bertahan Jorge Lorenzo tentu juga siap berebut panggung.




Monday, March 14, 2016

Satria Muda susah payah kalahkan Pacific



Satria Muda Pertamina Jakarta secara mengejutkan dibikin kelabakan oleh tim papan bawah Pacific Caesar Surabaya. Dengan susah payah, tim polesan Cokorda Raka Satrya Wibawa berhasil mengatasi Pacific 66-54 di GOR Sahabat, Semarang, Senin (14/3) sore.

Meski terpaut jauh di tabel klasemen, Pacific tetap mampu mengimbangi sang lawan di kuarter pertama. Mereka memaksa tim kuat asal Jakarta ini hanya bisa unggul satu bola, 19-17 pada akhir kuarter pertama.

Situasi pertandingan mulai terlihat berbeda di kuarter kedua. Satria Muda terus menambah pundi-pundi poin. Sedangkan Pacific mengalami kesulitan dalam mencetak angka. Satria Muda, yang mencetak 14 poin di kuarter ini, berhasil melebarkan keunggulan menjadi 33-21.

Pacific tampil lebih baik di kuarter ketiga. Hal ini ditandai dengan persentase field goals mereka yang mengalami peningkatan. Namun, kecemerlangan Rony Gunawan dan Avan Seputra, membuat Satria Muda berhasil menjaga margin keunggulan menjadi 52-37.

Performa impresif Pacific berlanjut ke kuarter keempat. Mereka berhasil menipiskan jarak menjadi delapan poin. Namun, Satria Muda tak tinggal diam, dan kembali mendulang poin. Satria Muda pun memastikan kemenangan dengan skor akhir 66-54.

"Saya kuras puas dengan penampilan anak-anak hari ini. Mereka masih belum konsisten dan tidak bermain sebagaimana mestinya," ujar Cokorda Raka Satrya Wibawa, pelatih Satria Muda. Pada pertandingan berikutnya, Rabu (16/3) besok lusa, Satria Muda akan berhadapan dengan Satya Wacana Salatiga.

Sindir Rossi, Marquez Ungkit Konflik MotoGP 2015



Rider Repsol Honda, Marc Marquez, sepertinya masih belum menerima tudingan menghalangi Valentino Rossi menjadi juara dunia MotoGP 2015. Marquez juga menyindir Rossi sebagai pembalap yang memiliki dukungan dari banyak media, sehingga mendapat pembelaan.

Marquez sebelumnya merasa diserang oleh Rossi dalam konferensi pers di GP Malaysia. Pembalap berjuluk The Baby Alien ini juga sadar, akan banyak orang yang mencurigainya untuk membantu Jorge Lorenzo menjadi juara dunia MotoGP tahun lalu.

Lorenzo, rekan setim Rossi di Movistar Yamaha, akhirnya memang menjadi juara dunia MotoGP 2015, setelah finis terdepan di seri pamungkas GP Valencia. Rossi, yang mendapat hukuman dan harus start dari barisan belakang harus menyelesaikan balapan di posisi keempat.

"Di Valencia, misalnya, saya tahu bahwa jika saya finis kedua atau di antara Valentino dan Jorge, orang-orang akan menuding saya, terlepas dari bagaimana balapan berakhir," ucap Marquez, seperti dilansir Motorsport.

"Pada akhirnya kami semua hanya rider. Beberapa rider mungkin telah balapan lebih lama dari yang lain dan mereka mungkin telah menang lebih banyak, tapi di lintasan, tidak ada yang merasa lebih hebat," katanya.

Untuk hasil balapan di Valencia tahun lalu, Marquez mengaku tidak masalah dengan apa yang orang-orang pikirkan. Yang jelas, pembalap berusia 23 tahun ini menegaskan, selalu memberikan yang terbaik di lintasan balap.

"Sudah jelas bahwa beberapa rider memiliki kekuatan media yang lebih dari yang lain. Dan mereka mengambil keuntungan, tapi hal yang berbeda ketika Anda menggunakan itu menghadapi seseorang," sindir Marquez.

"Setiap kali saya mengendarai motor, saya melakukan keinginan saya sendiri, melakukan apa yang saya pikir itu terbaik, memberikan 100 persen. Di lintasan, saya tidak membiarkan siapa pun mempengaruhi saya," ungkapnya.